Ibu (my mom) sudah punya notebook. Ya, walaupun masih sangat terbata-bata, paling tidak ibu sudah mulai lancar menggunakan touch pad. Dari segi spesifikasi, notebook ibu memang jauh lebih ‘mantap’ daripada si ‘big baby’ (mengapa ‘big baby’? Karena notebook milik saya ini berbadan dan berlayar dengan keadaan baterai yang tidak bisa berfungsi lagi, CD-ROM yang selalu gagal ketika proses burning CD / DVD; lebih parahnya lagi, sepertinya saya baru saja mematahkan casing belakang notebook saya).
Pertama memegang notebook ini saya sempat bingung ingin memasang Linux apa setelah melihat VGA yang terdapat di dalam notebook. Browsing sebentar dengan bantuan paman Google, akhirnya saya menemukan sebuah posting di salah satu blog tentang Lubuntu 12.04 dengan resolusi yang benar. Tanpa berpikir panjang, akhirnya saya download Lubuntu dari situs resminya. Perlu diingat, Anda harus install driver VGA-nya agar dapat menikmati resolusi 1024×600. Continue Reading →


