Browsing dengan Browser Berbasis Teks, Why Not?

no_image

Pernah browsing dengan menggunakan LYNX? Bahkan mungkin di antara kalian banyak yang berlum pernah  mendengar tentang LYNX. Aku sendiri jarang mendengar teman – teman di kampus yang menggunakan browser ini. Di warung internet pun aku tidak pernah menjumpai browser ini.

LYNX merupakan browser yang berbasis teks (text-based). Browser ini merupakan salah satu alternatif bagi orang yang ingin menghemat biaya internet seperti aku yang menggunakan telepon genggamku sebagai modem. Dalam keadaan tertentu, aku tidak begitu mementingkan grafik ketika aku hanya memerlukan informasi berupa teks. Untuk URL baru, kita dapat menekan g.

Untuk menggunakan LYNX, kita hanya perlu mengetik perintah lynx. Apabila ingin membuka halaman web, dapat dilakukan seperti contoh berikut:

lynx http://hengkidh.web.id/

Apabila koneksi anda bisa digunakan dengan baik, maka halaman blog saya akan muncul (hanya berupa teks). Untuk melihat – lihat halaman, gunakan tombol arah atas dan bawah (link akan disorot / highlight), gunakan tombol enter untuk mengikuti link, dan tombol arah kiri untuk kembali ke halaman sebelumnya. Menekan tombol d akan membuat LYNX mendownload file yang dipilih (selected).

Informasi lebih lanjut ada di manual page LYNX, dapat kita lihat dengan mengetik man lynx di terminal atau kita dapat melihat help screen dengan menekan h.

LINKS

no_image

Sama hal nya dengan LYNX, LINKS juga merupakan browser berbasis teks di mana kita menggunakan keyboard untuk melakukan navigasi. Untuk menjalankan LINKS, ketikkan links di terminal. Untuk menampilkan menu pull-down, tekan escape, setelah itu kita akan menjumpai menu yang lebih familiar dengan browser pada umumnya.

Referensi :

Slackbook 2.0 (dalam Bahasa Inggris)

14 comments » Write a comment

  1. @Misro Tech: ini kujalankan di platform Linux, tepatnya Slackware 13, dan itu pun di terminal/konsole, kalau di windows mungkin ibaratnya membuka di DOS, hehe

    tapi intinya program ini:
    lynx
    links
    harus sudah terinstall di sistem terlebih dahulu,

  2. wah pernah nyoba di PC, tapi justru gak nyaman.
    tapi kalau di gunakan untuk notebook lama saya, browsing terasa lebih ringan.
    kan cuma cari artikel, bukan gambar hehehe

  3. jadi inget waktu pake pentium II dengan slax ,untuk masuk X beratnya minta ampun ,jadi terpaksa pake LINX buat browsing ,hehehe manteb juga sih cuma susah untuk yang aneh-aneh .

  4. @ipul: iya.. kalau masalah frame susah…
    hehe

    jadi ingat Slackware 8.1ku di pentium II juga, tapi masih sanggup masuk x

  5. @ipul: haha.. saya pernah dibesarkan dengan HD 6GB dan ram 64MB, di situ dulu pernah dengan slackware 8.1

    @nearie: benar sekali… bukan hanya FB, plurk, twitter -image -java dsb

    @Blognya Achot: ini bentuknya software,..; yup sebenarnya agak sulit dimengerti, soalnya pada umumnya User jarang menggunakan hal-hal yang berbau command line interface, lebih terpaku ke program dengan tampilan komplit (ada menu2, tombol2)
    hmmm untuk Windows ada juga,, tapi belum pernah coba .. mungkin bukanya harus lewat command prompt (CMD) atau dengan GUI sendiri hehe

Leave a Reply