Excerpt – Fitur WordPress yang Sering Terlupakan

Update blog setelah hampir seminggu lebih vakum di dunia blogging. Sebenarnya ini adalah tulisan lama yang sudah tersimpan di kepalaku sebagai draft, paling tidak untuk jaga-jaga bila terjadi vakum mendadak, eh akhirnya malah tidak muncul-muncul gara-gara bingung menentukan pilihan gambar thumbnail yang tepat untuk tulisan lain yang telah kutulis. Selain karena pemilihan gambar, mungkin secara tidak langsung ada beberapa faktor yang membuatku terlena, seperti koneksi baru, kerjaan, dan notebook baru yang diberikan oleh orang-tuaku (Alhamdulillah, sepertinya orang tuaku semakin mendukung hobiku di bidang IT dengan fasilitas-fasilitas yang belakangan ini diberikannya untukku).

Kembali ke topik

Pernah mendengar fitur WordPress yang ada ketika kita mulai menulis post baru? Menurut pengertian dari WordPress sendiri, excerpt merupakan ikhtisar opsional atau deskripsi dari sebuah post.

Fitur excerpt sering terabaikan, hal ini sering terjadi ketika si blogger merupakan blogger yang belajar secara otodidak dan kurang memperhatikan fitur-fitur apa saja yang terdapat pada mesin / blog nya. Secara default fitur ini terletak tepat di bagian bawah tempat kita menulis tulisan. Apabila sedikit kurang teliti, mungkin bagian ini akan terlupakan.

Penting kah? Cukup penting, meskipun aku sendiri baru belakangan ini menyadarinya ketika melirik-lirik sedikit ke bagian bawah tempat menulis post, tapi tidak ada salahnya untuk memperbaiki hal penting yang terlupakan.

Pernahkah anda mencoba untuk melakukan klik pada link-link kategori yang pada umumnya ada di sidebar anda? Mungkin pada beberapa kasus anda akan menjumpai tulisan yang tidak terulis seperti pada summary pada beranda (home) blog anda karena WordPress sendiri secara otomatis akan mengambil 55 kata pertama pada posting (catatan: tergantung pada tema yang anda gunakan). Perhatikan gambar di bawah ini:

Tanpa mencantumkan excerpt:

Ketika mencantumkan excerpt dari awal tulisan hingga more-tag:

Terlihat perbedaan? Ya. Beberapa teme sebenarnya telah menyediakan fitur tersendiri agar ketika kita melakukan klik pada kategori, tags, dan lain sebagainya maka akan terlihat sesuai pada tulisan tersebut yang dilihat pada beranda. Namun, beberapa tema tidak menggunakan fitur yang dapat mebuat tulisan terlihat bersama gambar atau animasi yang ada pada tulisan kita.

Dengan fungsi excerpt pada WordPress kita dapat melakukan perubahan pada tulisan, sehingga tidak terlihat monoton, yah, paling tidak, biasanya aku melakukan copypaste tulisan dengan mode html dari awal hingga pada bagian aku meletakkan tag readmore dan menambahkan “[…]” di akhir tulisan pada excerpt. Paling tidak, tulisan akan terlihat seperti pada beranda yang dibatasi oleh more-tag atau mungkin anda mempunyai kreasi tersendiri.

Bagaimana dengan blog kalian?

Shortlink untuk tulisan ini:

http://wp.me/p12K0o-4Q

Komentar Facebook

11 Comments

  1. Azwar September 5, 2010 at 4:37 pm

    masih kada paham


    1. Hengki September 5, 2010 at 4:42 pm

      Buka-buka manual page di wordpress.org :D. Welcome to WordPress!


  2. kangmas ian September 6, 2010 at 6:34 am

    sama saya juga ahaha newbie banget seih
    lebih spesifiknya apa yaa..mohon dijelaskan dengan singkat aja hehe


  3. Hengki Dwiyan Hermawan September 6, 2010 at 2:09 pm

    Saya juga masih newbie mas, hehe.

    Excerpt itu bisa diibaratkan summary mas, coba buka salah satu kategori di blog mas. di sana tidak terlihat seperti pada tampilan home / beranda, kan? Sedangkan blog ini pada umumnya hampir mirip seperti pada home, http://hengkidh.web.id/category/komputer/ (silakan dilihat, ini adalah contoh menu dalam kategori nya. :D)

    Juga seperti blog ini, template blog ini secara default cuma memberikan 55 kata awal pada post sebagai summary. Namun, dengan menambahkan kalimat pada fungsi excerpt, kita dapat mengubah sesuai pada keinginan kita bagaimana theme menampilkan kategori. Di dalam post sudah ada perbandingan antara tulisan yang mengunkan excerpt dan yang tidak menggunakannya.


  4. FaDhLi September 7, 2010 at 3:19 pm

    Di blog wp.com saya jg ada excerpt
    tpi saya g mnggunakannya,,,hehe
    Excerpt itu sma dengan ringkasan tulisan(kesimpulan) mnurut saya…


    1. Hengki Dwiyan Hermawan September 10, 2010 at 6:52 pm

      Benar mas Fadhli, kurang lebih seperti itu, tapi semua tergantung theme yang digunakan, bisa saja fungsi ini sudah otomatis dari theme-nya


  5. ipul September 9, 2010 at 12:24 pm

    kayaknya udah hampir semua blog menggunakan fungsi ini mas


    1. Hengki Dwiyan Hermawan September 10, 2010 at 6:53 pm

      Iya. Tapi dengan menggunakan fitur ini, kita bisa mengubah default bawaan theme-nya


  6. srikendi September 20, 2010 at 12:21 pm

    itu ya gunanya,
    biasany kuabaikan j, maklum newbie yg blajar otodidak. hehe

    terus, gunanya akismet tuh apa henk?


  7. suarakelana September 23, 2010 at 10:37 pm

    jadi ini fungsinya to ? wah, baru ngeh…. makasih mas


  8. cidtux September 26, 2010 at 7:12 pm

    blog saya ndak ada excerp linknya mas…. jadi ndak bisa dipraktekan… (okok)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *