Tips Membuat Postingan Blog Enak Dipandang Mata

 

Tulisan dengan isi menarik belum tentu dapat membuat pembaca tertarik. Beberapa dari pembaca adalah orang-orang yang melihat tulisan dari judul, kemudian bagaimana Anda mengemas tulisan tersebut. Jika berbicara aturan, sebenarnya tidak ada aturan baku dalam penulisan blog. Anda dapat mengemas tulisan Anda sesuka hati. Tetapi untuk mendapatkan perhatian lebih dari pembaca, kemasan tulisan sangatlah penting. Tentunya agar mereka tidak lari ketika men-scroll halaman blog Anda.

Untuk membuat tulisan kamu menarik dari segi kemasan, ada beberapa tips dari saya. Well, tips ini hanya untuk pemula, jika Anda adalah orang yang sangat pro dalam menulis, apalagi terkenal, Anda tidak perlu mengikuti beberapa tips membuat postingan blog enak dipandang mata ini untuk menarik pembaca.

Tulisan di Blog Jangan Seperti Sebuah Jurnal yang Membosankan, Gunakan Ilustrasi

Tidak semua jurnal membosankan. Tapi bagi sebagian orang, beberapa jurnal itu membosankan. Ups, kenapa malah ngomongin jurnal.

Jika Anda memiliki tulisan dengan jumlah kata lebih dari 500 kata, jangan lupa untuk menambahkan gambar ilustrasi. Paling tidak, Anda harus menambahkan jeda di antara paragraf. Dengan apa pemberian jedanya? Bisa dengan gambar ilustrasi, video, kutipan, subjudul, dan lain sebagainya. Tetapi jangan dipaksakan. Jangan menambahkan subjudul dengan isi paragraf yang tidak sesuai. Dalam kata lain, Anda perlu melakukan variasi pada tulisan agar tidak terlihat monotone.

Jangan Terlalu Panjang dan Jangan Terlalu Pendek

Kalau ditanya jumlah kata yang ideal untuk sebuah tulisan di blog, maka jawabannya adalah relatif. Tapi alangkah baiknya jika tulisan Anda berada di angka 350 kata ke atas. Kenapa? Karena 350 kata itu sudah bisa dibilang cukup oleh beberapa orang. Jumlah kata tersebut kemudian dibagi di tiap paragraf secara proporsional. Jangan membuat 1 paragraf penuh dengan jumlah itu. Jika memang seharusnya ditulis dalam 1 paragraf, buat / cari cara agar Anda dapat membaginya menjadi beberapa paragraf. Jangan pula membuat banyak paragraf dengan hanya menggunakan 1 atau 2 kalimat.

Terlalu Banyak Gambar Akan Membuat Tulisan Anda Terlihat Sedikit

Jika tulisan Anda memang mengandung sedikit kata, jangan gunakan banyak gambar ilustrasi. Terlalu banyak ilustrasi akan menonjolkan volume tulisan Anda yang sedikit. Kecuali jika diperlukan.

Untuk memastikan ilustrasi yang Anda pakai tidak berlebihan, ada baiknya Anda melakukan pengecekan secara menyeluruh sebelum tulisan Anda dipublikasikan. Lihatlah fungsi dari blog yang Anda gunakan. Jika, Anda menggunakan WordPress, Anda dapat menekan tombol preview.

Kalau Anda membuat sebuah liputan dan perlu memuat banyak foto, Anda dapat menggabungkan foto tersebut menjadi 1 bagian (misalnya 4 foto jadi 1). Pastikan foto yang Anda muat berada di atas atau bawah paragraf yang minimal menggambarkan apa isi fotonya. Selain itu Anda dapat membuat subjudul baru jika Anda terlalu pusing untuk memikirkan paragraf yang menggambarkan foto-foto yang banyak seperti “Beberapa Foto Kegiatan Lomba Temukan Mantan” #eh.

Nah, tips-tips di atas ditulis berdasarkan pengalaman pribadi saya dalam menulis dan melihat tulisan orang lain. Dimulai dari tulisan ini pula saya akan mencoba memperbaiki kesalahan-kesalahan saya dalam menulis.

Posted by

Seorang Public Relations Officer di kampus swasta dan blogger lulusan Pendidikan Bahasa Inggris yang merangkap sebagai website administrator. Pembaca Akut dengan hobi menulisnya di bidang teknologi. Memiliki ketertarikan di bidang fotografi dan desain.

10 comments » Write a comment

  1. wah saya malah melatih buat bisa nulis panjang nih. gimana dong ya?
    katanya top 10 artikel di google itu rata-rata punya panjang artikel 1200 kata. Makanya saya melatih dari sekarang. Hehe.

    • Saya tidak ada melarang ah ketahuan nih skip-skip haha

      Tergantung keywordnya juga kan? kalau ngena. Pasti di atas hehe.
      kalau search “tips membuat postingan blog enak dipandang” yang paling atas tuh 500 kata saja

Leave a Reply