Tips Mengikuti Study Tour Ke Luar Pulau

Masih teringat rasanya menjadi mahasiswa. Apalagi bagian kebersamaan bersama teman-teman. Salah satunya ketika bersama-sama liburan, eh, maksudnya study tour ke bali. Kami study tour untuk memenuhi kewajiban di salah satu mata kuliah, yaitu sociolinguistics. Sudah 2 kali saya ke Bali dalam rangka study tour. Ups, Tapi bukan berarti saya pernah tidak lulus mata kuliah tersebut. Tapi karena saya diberikan kepercayaan untuk mendampingi (tukang foto) para mahasiswa. Oleh karena itu, saya merasa berpengalaman dalam mengikuti study tour seperti ini. Ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan jika ingin mengikuti study tourSo, jangan sampai kalian melewatkan tips mengikuti study tour berikut ini.

Tips Mengikuti Study Tour

Tips Mengikuti Study Tour

1. Persiapkan semua yang perlu disiapkan jauh-jauh hari.

Terburu-buru bukanlah hal yang baik. Jika Anda masih memiliki waktu yang cukup panjang, Anda dapat memulai dengan membuat daftar barang-barang yang akan Anda bawa. Paling tidak, Anda memiliki banyak waktu untuk memikirkan kembali apa saja yang harus dibawa dan apa saja yang mungkin bisa ditinggal saja. Jika Anda mempersiapkan segala sesuatu mepet dengan waktu keberangkatan, kemungkinan besar ada yang terlewatkan; yang lebih buruk lagi adalah mungkin Anda akan terlambat. Terlambat di study tour tidak hanya merugikan Anda sendiri, tapi teman-teman Anda.

Pastikan Anda telah selesai melakukan packing sehari sebelum keberangkatan. Cek beberapa kali barang bawaan Anda. Obat-obatan atau barang pribadi yang wajib Anda bawa. Jika telah yakin semua telah terbawa, gunakan waktu sebaik-baiknya untuk beristirahat.

2. Abadikan setiap momen, bawa kamera.

Sejak dulu hingga sekarang, foto merupakan sebuah media untuk mengabadikan momen. Sekarang foto tidak hanya untuk dicetak dan dipajang di album / dinding, orang-orang lebih banyak memajang hasil fotonya di internet. Yang paling populer adalah instagram.

Kamera untuk mengambil foto pun sangat beragam. Jika Anda menginginkan foto yang bagus dari segi kualitas, gunakan kamera profesional seperti DSLR atau yang berjenis mirrorless jika Anda menginginkan kualitas bagus dengan bentuk yang lumayan kecil. Sedangkan bila Anda tidak ingin direpotkan dengan membawa kamera yang menguras tempat, bawa kamera kecil seperti kamera saku atau yang sekarang lagi nge-trend, kamera dengan lensa wide-angel. Nah, jika Anda  ingin yang sangat praktis lagi, gunakan kamera ponsel.

Rugi jiga Anda tidak mengabadikan perjalanan Anda. Meskipun dalam konteks study tour, Anda tetap bisa membuat seakan foto yang diambil ketika Anda sedang melakukan perjalanan pribadi atau bersama teman-teman.

3. Bawa Power Bank

Semakin canggih ponsel dan aplikasi yang Anda gunakan, semakin boros juga pemakaian baterai. Apalagi jika Anda sering berfoto-foto dan mengunggahnya ke media sosial. Oleh karena itu pastikan Anda membawa serta power bank. Biasanya, jadwal study tour itu sangatlah padat. Apalagi ketika saya study tour ke Bali ketika itu. Saya harus berangkat ke banyak lokasi dalam satu hari, kesempatan untuk mengisi daya ponsel sangatlah terbatas. Anda harus mengambil kesempatan jika ada colokan listrik. Isi power bank dan ponsel yang Anda miliki.

4. Tidak perlu membawa banyak barang-barang

Nah, ini biasanya cewek yang rempong dalam membawa barang-barang. Eh, tidak juga sih. Teman saya dulu, cowok (sepertinya), bawaannya juga lumayan rempong. Sebenarnya terlalu banyak barang bawaan hanya akan menyulitkanmu. Perjalanan study tour, apalagi jika keluar pulau, akan menguras tenagamu. Membawa banyak barang bawaan akan membuat Anda gampang lelah. Apalagi biasanya kamu akan membawa oleh-oleh ketika pulang.

Jika Anda perlu membawa banyak baju untuk perjalanan jauh dan lumayan lama. Gunakan 2 buah tas. Tas besar / koper untuk menyimpan pakaian beserta peralatan lainnya dan sebuah tas kecil (bisa berupa ransel) untuk membawa sesuatu yang sifatnya sering dikeluarkan. Peralatan make up, buku catatan, alat tulis, kamera, dan hal-hal kecil lainnya yang sering keluar ditaruh secara terpisah sesuai dengan prioritas.

5. Dengarkan instruksi dari pendamping sutdy tour

Pernah terjadi ketika saya mendampingi mahasiswa. Ketika itu kami berada di sebuah pusat perbelanjaan. Selain mencari data, para mahasiswa juga diperbolehkan untuk sekalian membeli oleh-oleh untuk keluarga. Nah, ada beberapa mahasiswa yang melanggar batas waktu yang telah ditentukan. Beberapa pendamping pun mulai mencari-cari para mahasiswa tersebut. Perjalananpun menjadi molor. Semua jadi dirugikan karena beberapa agenda pada hari itu terpotong.

Anda harus mengikuti segala arahan dari para pendamping karena itu untuk kebaikan Anda sendiri atau rombongan.

6. Salah satu hal yang tidak kalah penting, jangan lupa untuk mengerjakan tugas yang diberikan

Nah, bagian ini nih sebenarnya yang paling penting dari study tour, tugas. Jadi, pastikan niat kamu untuk study tour itu tidak hanya untuk refreshing atau liburan, melainkan juga untuk memenuhi kewajiban kamu. Kamu harus bisa membagi waktu untuk mengerjakan tugas yang diberikan dan juga ‘berlibur’.

Menyambut tahun baru 2015 #Indonesia #Bali #Kuta #Beach #LatePost #canon #1100d #vsco #vscocam #2014

A photo posted by Hengki Dwiyan (@hengkidh) on

Ah, semakin panjang menulis artikel ini, saya semakin kangen dengan Bali. Tahun ini rencana ke sana untuk liburan yang benar-benar liburan. Apalagi setelah salah satu teman saya merekomendasikan beberapa hotel di Kuta yang bisa di-book di Traveloka dengan harga terjangkau tentunya.

Jika Anda mempunyai tips mengikuti study tour lainnya, Anda bisa berbagi di kolom komentar.

Posted by

Seorang Public Relations Officer di kampus swasta dan blogger lulusan Pendidikan Bahasa Inggris yang merangkap sebagai website administrator. Pembaca Akut dengan hobi menulisnya di bidang teknologi. Memiliki ketertarikan di bidang fotografi dan desain.

4 comments » Write a comment

  1. Ternyata ujung2nya endorse lah hahaha
    Ada untungnya jua bisa memoto nih.. Kawa umpat bejalanan jua kaya urang.. Walaupun sorang kadida di fotonya :))

Leave a Reply