intermezzo

Page 2

Friend Request oh Friend Request

Friend RequestSebenarnya tulisan yang serupa pernah aku publikasikan di blog-ku sebelumnya. Mungkin yang pernah berkunjung ke blog-ku sebelumnya pasti langsung ingat tentang tulisan semacam ini (*atau jangan-jangan tidak ada yang mengunjungi kecuali crawler bot?*).

Selain ingin menguji kreatifitas dalam upaya membangkitkan energi internal, juga ingin sedikit meminta pendapat teman-teman blogger atau kepada siapapun yang tiba-tiba nyasar tanpa tahu kenapa jadi berada di blog ini tentang Friend Request atau Permohonan Pertemanan pada jejaringan sosial. Walaupun tertunda beberapa lama, bahkan screen shot yang diambil sudah tidak uptodate, akhirnya tulisan ini terpublikasikan ke dunia maya (jangan-jangan jadi susah dapat inspirasi gara ini).

Sekedar catatan – tulisan ini hanyalah sebuah opini pribadi, dalam tujuan dan penulisannya, aku tidak memberikan suatu ajakan yang memaksa dan data yang kuberikan tidak memiliki tingkat akurasi tinggi. Semoga ini hanya akan menjadi diskusi ringan tanpa perdebatan.

Kisah berawal

Salah satu alasan awalku untuk tidak menerima permohonan pertemanan pada akun milikku yang berada di beberapa situs jejaringan sosial adalah

Antara Theme dan Si Pemilik Blog

Theme (9 Agustus 2010)Ini merupakan posting intermezzo menjelang bulan ramadhan. Yah, sepertinya makin nampak malesnya menulis. Padahal di awal berdirinya blog ini, semangat untuk nge-blog mengalahkan semangatku untuk makan dan minum, bahkan pemakaian bandwith blog ini hampir 50% lebih berasal dariku sendiri sebagai pemilik blog. Jadi teringat masa-masa awal blog-ku yang satunya (yang sudah tidak terurus lagi), aku sempat mempunyai semboyan “A Post A Day” :capedes *cape deh*.

Sebenarnya tulisan ini lebih menekankan pada visual / tampilan sebuah blog, bukan terpaku pada theme semata.

Setiap blog memiliki ciri khas tersendiri menyajikan materi yang dibuat oleh si pemilik blog atau orang-orang yang memang ditugaskan untuk mengisinya. Ada yang menyajikan blog-nya dengan penuh desain grafis dari kreativitas memadukan gambar dan menjadikan blognya tampak “wah”. Tidak jarang ditemui orang-orang yang meminimalisir penggunaan gambar pada theme mereka dengan harapan akan mempercepat waktu load, sehingga pengunjung merasa nyaman mendapatkan informasi atau bahan bacaan dari blog mereka. Bagaimana dengan anda? […]