Pada edisi ke-3 saya diberi kepercayaan untuk membuat desain sampul majalah digital JamKosong. Sebelumnya saya juga aktif dalam membuat desain untuk beberapa halaman pada majalah edisi I dan II. Sangat menyenangkan sekali. Selain mengasah kemampuan, hal ini juga mendorong saya untuk meningkatkan ilmu dalam hal desain. Meskipun sederhana, saya cukup puas dengan hasilnya.
Tentang desain
Saya memang kurang ahli dalam hal desain. Karya sederhana di atas masih menggunakan warna-warna favorit saya saat ini. Sama halnya dengan salah satu karya saya di kategori desain pada blog ini, Xperia M2 Indonesia Community Wallpaper, saya menggunakan warna-warna yang cenderung kalem dan tidak terlalu ramai. Secara umum, warna yang saya gunakan adalah warna Light BlueGreen (#99CCCC), abu-abu, putih, dan satu distracting color yaitu Tropical Pink (#FF6666).
Filosofi dari desain sampul edisi ini adalah “Eksplorasi apa yang ada di sekeliling kita.” Jam Kosong? Mari bereksplorasi. Mobil dengan distracting color merupakan tokoh utamanya yang melakukan perjalanan untuk mengisi waktu luangnya. Terdapat juga jam dengan orbitnya yang berwarna putih yang menggambarkan masih banyak tempat yang dapat dikunjungi untuk menambah wawasan. Sedangkan detil terakhir yaitu tanda panah kebawah mengisyaratkan kepada pembacanya untuk melakukan scroll ke bawah untuk melihat isi dari majalah digital JamKosong edisi III dari pembaca ebook mereka.
Karena masih terbilang draft, maka desain ini dapat mengalami perubahan-perubahan. Aspect ratio yang akan digunakan nanti bukan merupakan 1:1. Saya sendiri belum membicarakan dengan kru JamKosong yang lainnya. Jika ingin melihat hasil akhirnya, download saja majalah digital JamKosong pada tanggal 1 Juni 2015.
Sekilas tentang JamKosong
Bagi yang belum tau apa itu JamKosong, saya akan menjelaskan secara ringkas tentang start-up kecil yang sedang mencoba peruntungannya di bidang majalah digital. Founder dari JamKosong adalah teman saya yang bernama Birrul. Nama JamKosong ini dipakai pertama kali olehnya ketika dia mengerjakan proyek video untuk lomba. Domain http://JamKosong.com sendiri telah didaftarkan setahun sebelum majalah edisi pertamanya terbit. Sempat tidak terurus, beberapa bulan yang lalu akhirnya ide untuk membuat majalah digital muncul di kepala sang founder. Saya sangat tertarik dengan konsepnya, akhirnya saya bergabung menjadi kru sekaligus kontributor di majalah tersebut.
Apa yang ada di dalam majalah digital JamKosong?
Di dalam majalah ini terdapat banyak konten yang dapat dinikmati anak muda seperti review film, review buku, karya seni, chart musik, dan lain sebagainya. Salah satu bagian favorit saya adalah chart musik. Saya adalah seorang yang kurang up to date kalau ditanya soal musik sekarang. Loh, padahal kan saya ngakunya gitaris? Di bagian chart musik, JamKosong menghadirkan tangga lagu berdasarkan beberapa hal. Ada chart yang diambil dari beberapa orang, aplikasi ponsel, dan versi JamKosong sendiri.
JamKosong sendiri mencoba untuk menyajikan pengalaman membaca majalah yang berbeda di setiap edisinya. Kami bekerja keras untuk membuat konten yang menarik untuk dibaca. Untuk ukuran file, kami juga akan selalu meminimalisirnya; untuk edisi II kami berhasil memangkas setengah dari ukuran file edisi I tetapi dengan grafis yang lebih menarik.
Penasaran? Silakan download majalah digital kami 🙂

warna flat seperti itu emang lebih nyaman di mata mas, terlihat simple namun elegan hihii
Iya. Entah warna seperti apa lagi yang akan ngetren di pertengahan – akhir tahun ini.
kayaknya warna seperti ini akan bertahan lama deh.. 😀
pemilihan warnanya bagus, sederhana dan terkesan minimalis, saya suka desain desain model beginian.. 🙂
Sama, mas. Nunggu warna-warna baru lagi nantinya dari para desainer di tahun. 😀
Wah desainnya mantap mas… Dulu sempat tertarik belajar desain, tapi sepertinya saya nggak bakat 🙂
Dicoba lagi aja mas, bakat bukan segalanya. Yang penting niat 😛